Aspataki Berharap Sektor Pertanian, Perikanan dan Perkebunan Taiwan Segera Dibuka

Foto selesai Rapat bersama, Kemnaker, BP2MI, Aspataki dan Asosiasi NFA (7/10/2019) di Ruang Rapat Kemnaker.

Malang - Aspatakichannel.com - Di tengah tengah sulitnya masyarakat mencari pekerjaan di dalam negeri apalagi Ilegal PMI semakin meningkat jumlahnya perlu kiranya Kemnaker segera membuka secara resmi Sektor Pertanian ke Taiwan meskipun dalam Kepdirjen Perubahan ke Delapan untuk Taiwan semua sektor telah dibuka, tetapi sektor pertanian ini belum pernah dibuka sebelumnya.

Semua pihak harus yakin masyarakat kita sangat kompeten melaksanakan sektor ini, karena nenek moyang kita bertani,  berternak dan berkebun, tentu perekrutanya sangat mudah, kata Saiful Ketum Aspataki.

"Tentu upaya ini tidak lepas dari statemen Kepala BP2MI bahwa Aspataki harus fokus dengan P to P", kata Saiful

Aspataki saling berbagi Cindera mata denyan NFA.

Apalagi sektor ini masuk kategori formal dan gaji formal saat ini naik menjadi NT.25.250, kata Saiful.

Rendra Setiawan, Direktur Bina P2MI Kemnaker ketika dihubungi Aspapatakichannel.com (6/1/2022l) akan mengupayakan Januari atau Februari ini dibuka, ini yang kita banggakan, terima kasih Bu Menteri, terima kasih Pak Dirjen, terima kasih Pak Direktur terima kasih Pak Koordinator Penempatan dan terima kasih ke Ibu Kabid Ketenagakerjaan KDEI, tak lupa terima kasih yang sedalam dalamnya kepada para staf Ahli dan Staf Khusus Ibu Menaker atas sukses pembukaan Resmi Sektor Pertanian, kata Saiful.

Sebagaimana diketahui Aspataki pada 7 Oktober 2019 lalu pernah mengajak Asosiasi Farmers (NFA) Taiwan ke Kemnaker RI, di saat Eva Trestiana menjadi Direktur PPTKLN, ikut hadir saat itu pejabat dari BP2MI, kata Saiful.

Saat menunggu di ruang tunggu rapat Dirjen Binapenta

Saat ke Jakarta, Farmers NFA juga melakukan MoU dengan DPP Aspataki, tetapi Aspataki tetap membebaskan anggotanya untuk bekerjasama dengan agency lain yang tidak bergabung kepada Asosiasi NFA, kata Saiful.

Usai MoU NFA dengan Aspataki di kantor Aspataki

Terserah anggota, mau kerjasama dengan agency nya masing masing boleh, bahkan silahkan bersaing sehat sehat soal besaran gaji dan fasilitas yang akan diberikan kepada PMI dengan gaji dan fasilitas/akomidasi yang diberikan NFA kepada PMI, kata Saiful

Soal gaji dan fasilitas yang diinginkan oleh Kemnaker telah disampaikan kepada Asosiasi Farmers saat pertemuan tanggal 7 Oktober 2019 tersebut, ujar Saiful.

Saiful berpesan kepada anggota Aspataki agar PMI yang akan ditempatkan benar benar berpengalaman di bidang Pertanian Peternakan dan Perkebunan dan bukan asal merekrut orang, karena kerja sektor ini butuh ketrampilan dan kekuatan mental, tentu dengan kompensasi yang beda dengan job formal yang lemburanya jelas, kata Saiful.

Karena sistem kerja, jam kerja sektor ini sulit dibatasi maka hendaknya gajinya di atas gaji formal saat ini, misal minimal NT30.000, ujar Saiful


"Hasil tidak akan pernah menghianati usaha", kata Saiful

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel